Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Sales Growth, dan Konservatisme Akuntansi terhadap Tax Avoidance Maria Istania Rita Welan; Tati Rosyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4371

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, sales growth, dan konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data, keberlanjutan laba, penggunaan mata uang rupiah, serta ketersediaan informasi variabel penelitian. Sebanyak 13 perusahaan memenuhi kriteria sehingga diperoleh 65 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ukuran perusahaan, sales growth, dan konservatisme akuntansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas F-statistic sebesar 0,000105. Secara parsial, ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dengan koefisien negatif sebesar -0,061434 dan nilai probabilitas 0,0315. Sementara itu, sales growth tidak berpengaruh signifikan karena memiliki nilai probabilitas 0,5974, sedangkan konservatisme akuntansi juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,0627. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,415452 menunjukkan bahwa variasi tax avoidance dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian sebesar 41,55%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa skala perusahaan menjadi faktor yang lebih konsisten dalam menjelaskan kecenderungan tax avoidance dibandingkan pertumbuhan penjualan dan konservatisme akuntansi.