Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Pemasaran Produk X-MOBA pada Program Kewirausahaan Mahasiswa STIE Mahardhika: Analisis Hambatan dan Solusi Mohammad Wahib; Rifqi Puruhita; Muhammad Sony Bahrudin; Ridho Fafero; Ahmad Septiyan Saputra; Ilham Dwi Adeyansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4967

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan pemasaran dan merumuskan solusi strategis bagi produk sabun cuci kendaraan X-MOBA yang dikembangkan melalui Program Kewirausahaan Mahasiswa di STIE Mahardhika Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengamatan terhadap aktivitas pemasaran di lingkungan kampus dan di luar kampus, disertai evaluasi terhadap hambatan internal serta eksternal yang memengaruhi penjualan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemasaran X-MOBA menghadapi beberapa kendala utama, yaitu rendahnya kesadaran merek, keterbatasan modal promosi, belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital dan platform e-commerce, minimnya jaringan pemasaran secara luring, serta keterbatasan inovasi produk dan bahan baku. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan konsumen belum luas meskipun produk memiliki harga yang kompetitif dan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif lokal. Solusi yang dirumuskan mencakup perluasan kanal pemasaran melalui Shopee dan Tokopedia, penguatan komunikasi melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp, pembangunan jejaring dengan komunitas otomotif, keikutsertaan dalam pameran atau kegiatan kendaraan, serta peningkatan kualitas fotografi produk dan desain konten visual. Hasil pembahasan menegaskan bahwa strategi digital dan luring perlu dijalankan secara terpadu, terukur, dan konsisten. Evaluasi pemasaran secara berkala, pengelolaan konten, penguatan identitas merek, serta penyusunan rencana bisnis dan penjualan yang lebih matang menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan usaha rintisan mahasiswa. Temuan ini juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi kelompok kewirausahaan mahasiswa lain yang menghadapi kendala pemasaran serupa pada tahap awal pengembangan usaha.