Nomensen Giyai
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika (STMIK) Kreatindo Manokwari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Monitoring dan Penyiraman Otomatis pada Tanaman Berbasis Internet Of Things Menggunakan ESP8266 Nomensen Giyai; Zulkarnain Zulkarnain; Engelbert Worabai
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual dalam sektor pertanian pekarangan. Sistem ini dirancang untuk mengumpulkan dan menganalisis data lingkungan secara real-time menggunakan berbagai sensor, seperti sensor kelembaban tanah, sensor curah hujan, serta Network Time Protocol (NTP). Data yang diperoleh diolah oleh mikrokontroler NodeMCU dan dikirimkan ke platform Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan system (system development), dengan tahapan meliputi studi literatur, perancangan sistem, pembuatan prototipe, pengujian sistem, dan analisis hasil. Analisis dilakukan terhadap efektivitas penyiraman, efisiensi penggunaan air, serta kemampuan system dalam melakukan pemantauan kondisi lingkungan mikro secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyiram tanaman secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan aktual yang terpantau. Sistem juga berhasil meningkatkan efisiensi air, menyesuaikan waktu penyiraman dengan kebutuhan tanaman, dan memberikan informasi secara real-time melalui antarmuka aplikasi IoT. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penerapan teknologi cerdas di sektor pertanian berkelanjutan dan dapat dikembangkan untuk skala pertanian yang lebih luas di masa depan.