Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Video Animasi Kontekstual sebagai Media Inovatif untuk Meningkatkan Pemahaman Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V Syahna Adisa; I Komang Sudarma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9031

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan pada siswa kelas V SD Negeri 4 Gerokgak berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pemahaman siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, masih tergolong rendah. Kondisi tersebut terlihat dari kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep materi yang diajarkan serta kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman siswa adalah penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang menarik perhatian peserta didik. Oleh karena itu, dikembangkan media pembelajaran video animasi berbasis kontekstual yang diharapkan dapat membantu siswa memahami materi secara lebih mudah, menarik, dan bermakna melalui penyajian yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi produk menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki kualitas yang baik. Penilaian dari ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,93 dan ahli media memperoleh skor rata-rata 3,65 yang keduanya berada pada kategori baik. Selain itu, hasil uji kepraktisan oleh praktisi atau guru memperoleh persentase sebesar 90%, sedangkan hasil uji perorangan memperoleh persentase 90% dan uji kelompok kecil memperoleh persentase 92%, yang menunjukkan bahwa media sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman siswa sebelum dan sesudah menggunakan media. Dengan demikian, media video animasi berbasis kontekstual yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman kognitif siswa kelas V Sekolah Dasar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.