Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Break Event Point (BEP) dalam Perencanaan Laba pada Usaha Batu Bata Qais Alzaidan di Desa Bontoramba Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Salwania Salwania; Mukhammad Idrus; Samsinar Samsinar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Break Even Point (BEP) dalam perencanaan laba pada Usaha Batu Bata Qais Alzaidan di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa dengan menggunakan data penjualan dan biaya selama periode Januari–Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan biaya produksi, volume penjualan, serta laporan keuangan usaha. Data dianalisis menggunakan pendekatan Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), Margin Contribution (MC), dan perhitungan target laba untuk mengetahui tingkat penjualan minimum yang harus dicapai agar usaha tidak mengalami kerugian serta kemampuan usaha dalam menghasilkan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Batu Bata Qais Alzaidan memiliki struktur biaya yang relatif efisien dengan biaya tetap sebesar Rp65.539.200 per tahun dan biaya variabel sebesar Rp34.656.000. Setiap unit batu bata menghasilkan margin kontribusi sebesar 640 dengan rasio margin kontribusi sebesar 80%, yang menunjukkan efisiensi dalam pengendalian biaya variabel. Hasil analisis Break Even Point menunjukkan bahwa titik impas usaha berada pada tingkat penjualan sebesar 8.534 unit atau senilai Rp6.827.000 per bulan. Selain itu, nilai Margin of Safety (MOS) berada pada kisaran 8.966–9.566 unit per bulan, yang menunjukkan bahwa tingkat penjualan aktual masih berada jauh di atas titik impas sehingga risiko kerugian relatif rendah. Untuk mencapai target laba yang telah ditetapkan, usaha harus mampu menjual minimal 16.346 unit atau senilai Rp13.077.000 per bulan. Dengan penjualan aktual yang secara konsisten berada di atas titik impas dan target laba, Usaha Batu Bata Qais Alzaidan dapat dikategorikan sebagai usaha yang stabil, memiliki kemampuan menghasilkan laba, serta layak menjadikan analisis Break Even Point sebagai dasar dalam perencanaan laba dan pengambilan keputusan usaha.