Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Absensi Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa Berbasis Android Menggunakan Metode Prototype Ari Sulistyo Wibowo; Raditya Vindua
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9333

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang yang sangat besar bagi dunia pendidikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan berbagai kegiatan administrasi, termasuk absensi kegiatan ekstrakurikuler siswa. Pengelolaan absensi yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan berbagai kendala, seperti risiko kehilangan data, kesalahan pencatatan, keterlambatan penyampaian informasi kepada pihak sekolah maupun orang tua, serta kesulitan dalam proses rekapitulasi dan penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi absensi kegiatan ekstrakurikuler siswa berbasis Android di SDN Ulujami 01 Jakarta Selatan dengan menggunakan metode Prototype. Metode Prototype dipilih karena mampu mendukung proses pengembangan sistem secara iteratif melalui tahapan komunikasi kebutuhan pengguna, pembuatan prototype awal, evaluasi, pengujian, serta penyempurnaan sistem berdasarkan masukan dari pengguna sehingga aplikasi yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur pencatatan kehadiran siswa, pengelolaan data kegiatan ekstrakurikuler, monitoring aktivitas siswa, serta penyajian laporan absensi secara real-time yang dapat diakses dengan mudah. Selain mempermudah guru dalam melakukan proses administrasi, aplikasi ini juga memberikan kemudahan bagi orang tua untuk memantau kehadiran dan aktivitas ekstrakurikuler anak secara cepat dan transparan melalui perangkat mobile. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Sementara itu, hasil evaluasi melalui penyebaran kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang sangat baik, sehingga aplikasi dinilai efektif, efisien, dan layak diterapkan sebagai solusi digital dalam mendukung pengelolaan absensi kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan sekolah dasar.