Negeri Ouw yang terletak di Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah,merupakan salah satu sentra kerajinan gerabah tradisional yang masih mempertahankan proses produksi secara turun temurun . produk unggulan yang di hasilkan seperti sempe dan balanga, tidak hanya memiliki nilai ekonomi , tetapi juga mengandung nilai budaya dan historis yang menjadi identitas masyarakat setempat. Meskipun memiliki nilai historis yang tinggi, pengrajin gerabah di negri ouw masih menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya, terutama keterbatasan jangkauan pasar akibat isolasi geografis wilayah kepulauan, tingginya biaya distribusi dan ketiadaan pusat informasi digital yang terintegrasi menyebabkan calon konsumen dan wisatawan mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi produk maupun menemukan lokasi rumah produksi pengrajin. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha pengrajin gerabah melalui penerapan strategi digitalisasi pemasaran melalui pembuatan website katalog resmi dan pemetaan lokasi geografis (geotagging) rumah produksi pengrajin di Google Maps. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap observasi lapangan,pengumpulan data,pemetaan koordinat lokasi,pengembangang website, dan edukasi dan pendampingan kepada mitra. Subjek program adalah 7 pengrajin gerabah aktif di Negeri Ouw. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan literasi digital mitra sebesar 67%, terbentuknya 1 platform website katalog yang terintegrasi, serta penandaan 7 titik lokasi produksi secara akurat di Google Maps. Evaluasi pasca-program menumjukan adanya peningkatan volume pemesanan sebesar 25% dalam satu bulan pertama melalui integrasi WhatsApp Business. Temuan ini menunjukan bahwa pemanfataan tegnologi digital mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan aksesibilitas informasi ,serta mendukung penguatan ekonomi pengrajin gerabah tradisional di Negri Ouw.