Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Total Asset Turnover terhadap Return on Asset (RoA) pada Perusahaan PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk dari Tahun 2021-2025 Christine Evangeline Patricia; Kayla Sondra Verinka; Elizabeth Tiur Manurung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk selama periode 2021–2025. Total Asset Turnover merupakan rasio aktivitas yang digunakan untuk mengukur efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan seluruh aset yang dimiliki untuk menghasilkan penjualan, sedangkan Return on Assets merupakan rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba melalui penggunaan aset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk periode 2021–2025. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan TATO sebagai variabel independen dan ROA sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO memiliki hubungan negatif terhadap ROA dengan persamaan regresi ROA = 0,2411 – 0,0906(TATO). Namun, pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,2276 (>0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4327 menunjukkan bahwa TATO mampu menjelaskan 43,27% variasi ROA, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas penggunaan aset belum tentu diikuti oleh peningkatan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, peningkatan laba perusahaan tidak hanya bergantung pada efisiensi pemanfaatan aset, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengendalian biaya operasional, margin laba, dan kebijakan manajerial yang diterapkan perusahaan.