Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Tarbiyah Islamiyyah dan Kesadaran Hukum di Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Samarinda Olivia Nurul Utami; Rosmayana Rosmayana; Widya Syafitri; Hanum Tiara Maharani; M. Galih Fajar Kusuma; Difa Muharrir Al Haq; Sunariyo Sunariyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9760

Abstract

Perundungan di sekolah adalah masalah serius yang mempengaruhi kesehatan fisik dan mental siswa, yang memerlukan intervensi yang menyeluruh. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran di kalangan siswa SMA Negeri 1 Samarinda tentang cara mencegah perundungan, dengan fokus spesifik: (1) siswa dapat mengenali berbagai jenis perundungan; (2) siswa sadar akan konsekuensi hukum bagi pelaku perundungan; dan (3) siswa mengadopsi nilai-nilai Islam sebagai fondasi moral yang menentang perundungan. Keberhasilan program ini diukur dengan membandingkan skor dari pre-test dan post-test. Penelitian ini mengandalkan empat teori utama yaitu teori kesadaran hukum (dari Soerjono Soekanto), teori pencegahan kejahatan, teori perlindungan anak, dan teori pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif yang berlangsung di SMA Negeri 1 Samarinda selama dua jam untuk 30 siswa, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang masing-masing terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan dari rata-rata skor pre-test yang mencapai 99,00 menjadi 100,00 pada post-test, mengindikasikan keberhasilan pendekatan yang menggabungkan Tarbiyah Islamiyyah dan pemahaman hukum pidana (KUHP Baru UU No. 1 Tahun 2023 dan Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023). Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan moral-agama dengan penegakan hukum terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan yang berdiri sendiri dalam membentuk sikap anti-bullying di kalangan pelajar.