Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengendalian Internal dan Dokumentasi Transaksi terhadap Efektivitas Pengelolaan Kas UMKM: Mediasi Kepatuhan Prosedur di Kecamatan Kersana, Brebes Ayuni Dara Gustiandini; Dumadi Dumadi; Roni Roni; Amelia Sholehah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengendalian internal dan dokumentasi transaksi terhadap efektivitas pengelolaan kas, serta menganalisis peran mediasi kepatuhan prosedur pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya dominasi usaha mikro yang mencapai 99,7% dari total 10.266 UMKM di wilayah tersebut, yang mengindikasikan masih adanya kerentanan dalam praktik tata kelola keuangan dan pengelolaan kas usaha. Meskipun UMKM memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian daerah, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam penerapan sistem pengendalian dan pencatatan transaksi yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengelolaan kas melalui pendekatan model mediasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis IBM AMOS. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert lima poin kepada 385 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tujuh hipotesis yang diajukan diterima. Pengendalian internal dan dokumentasi transaksi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan kas serta kepatuhan prosedur. Selain itu, kepatuhan prosedur menjadi faktor yang paling kuat dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan kas dan berperan sebagai mediator parsial pada kedua hubungan tersebut. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,58 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 58% variasi efektivitas pengelolaan kas. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan SOP kas yang sederhana, dokumentasi transaksi yang tertib, dan pengawasan kepatuhan prosedur guna mendukung keberlanjutan pengelolaan keuangan UMKM.