Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Minat Mahasiswa FISIP Universitas Jember dalam Melestarikan Kesenian Tradisional Agisca Dova Wahyu Elvaretta; Nur Haviah Halif; Sesil Diva Amelia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji minat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember dalam melestarikan seni tradisional serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat tersebut. Seni tradisional merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia dan memiliki peran yang signifikan dalam mempertahankan identitas budaya. Namun, perkembangan teknologi yang pesat, modernisasi, serta pengaruh budaya global telah menimbulkan tantangan bagi pelestarian seni tradisional, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pemahaman mengenai minat mahasiswa terhadap pelestarian budaya menjadi penting karena mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga dan mempromosikan seni tradisional di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang didukung oleh analisis inferensial. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa FISIP Universitas Jember. Penelitian ini mengukur tingkat minat mahasiswa terhadap pelestarian seni tradisional, sikap mereka terhadap seni tradisional, paparan budaya yang mereka peroleh, serta tingkat dukungan institusional yang diberikan oleh universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat minat yang sedang hingga tinggi dalam melestarikan seni tradisional. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat tersebut meliputi partisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan seni, sikap positif terhadap nilai-nilai budaya lokal, serta dukungan dari lingkungan kampus. Mahasiswa yang lebih sering terpapar seni tradisional melalui pertunjukan, lokakarya, dan berbagai kegiatan budaya cenderung memiliki minat yang lebih kuat dalam upaya pelestarian. Di sisi lain, faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan tahun angkatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan ketika faktor-faktor lain turut dipertimbangkan. Penelitian ini menyarankan agar perguruan tinggi memperkuat program pelestarian budaya dengan menyediakan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan seni tradisional.