Pesatnya perkembangan usaha coffee shop di Kota Sukabumi telah menciptakan tingkat persaingan bisnis yang semakin tinggi. Kondisi ini menuntut para pelaku usaha untuk memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usahanya agar dapat mempertahankan keberlangsungan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perubahan kebutuhan dan preferensi konsumen. Dalam situasi persaingan yang dinamis, kemampuan wirausaha menjadi salah satu faktor penting yang dapat mendorong terciptanya inovasi dan peningkatan kinerja usaha. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan wirausaha terhadap kinerja usaha coffee shop dengan menempatkan kemampuan inovasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling melalui teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Objek penelitian mencakup seluruh usaha coffee shop yang beroperasi di Kota Sukabumi, yaitu sebanyak 57 usaha. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM), yang dinilai mampu menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan inovasi. Artinya, semakin tinggi kemampuan wirausaha yang dimiliki pelaku usaha, semakin besar pula kemampuan mereka dalam menciptakan dan menerapkan inovasi. Selain itu, kemampuan inovasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kemampuan inovasi mampu memediasi secara signifikan hubungan antara kemampuan wirausaha dan kinerja usaha. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan wirausaha dan inovasi merupakan faktor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja serta keberlanjutan usaha coffee shop di Kota Sukabumi.