Nafilah Nafilah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Konseptual Blue Supply Chain Management untuk Mendukung Blue Economy di Kawasan Pesisir Utara Jawa Tengah Aji Santosa; Nafilah Nafilah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9929

Abstract

Kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah merupakan sentra perikanan vital di Indonesia, namun menghadapi tantangan struktural yang signifikan, termasuk keterbatasan infrastruktur rantai dingin dan saluran distribusi yang terfragmentasi, sehingga manfaat ekonomi yang diterima nelayan skala kecil belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual Blue Supply Chain Management (BSCM) yang komprehensif guna mempercepat transisi menuju blue economy berkelanjutan di wilayah Pantura. Dengan menggunakan pendekatan penelitian konseptual yang dipadukan dengan tinjauan pustaka sistematis, studi ini mensintesis Natural Resource-Based View (NRBV) dan Stakeholder Theory untuk menjelaskan sekaligus mengatasi berbagai sumber inefisiensi sistemik dalam rantai pasok perikanan. Kerangka kerja BSCM yang diusulkan mengintegrasikan empat pilar strategis: logistik maritim berkelanjutan, optimalisasi rantai dingin, keterlacakan digital, serta kolaborasi multipihak. Selain itu, model ini menekankan penguatan tata kelola, integrasi data, peningkatan kapasitas pelaku, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi operasional, transparansi transaksi, dan keberlanjutan sumber daya laut. Temuan konseptual menunjukkan bahwa penerapan model ini berpotensi meningkatkan nilai tambah, memperkuat posisi tawar nelayan, mengurangi kehilangan pascapanen, menstabilkan harga, serta memperluas akses pasar domestik dan ekspor. Di saat yang sama, pendekatan tersebut mendukung konservasi ekosistem pesisir, pengurangan tekanan eksploitasi, dan terciptanya sinergi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis sebagai peta jalan bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, koperasi perikanan, dan komunitas pesisir dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, inklusif, tangguh, dan berdaya saing tinggi.