Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Integrasi Near Field Communication, Literasi Keuangan, dan Keamanan Digital terhadap Risiko Transaksi Keuangan Digital (Survey pada Nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi) Diva Annisa Permana; Dicky Jhoansyah; Resa Nurmala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9965

Abstract

Perkembangan transaksi keuangan digital yang semakin pesat telah meningkatkan kemudahan dan efisiensi layanan keuangan, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai risiko seperti penipuan digital, pencurian data, phishing, dan penyalahgunaan akun. Kondisi ini mendorong pentingnya kajian mengenai faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko transaksi keuangan digital, khususnya integrasi Near Field Communication (NFC), literasi keuangan, dan keamanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi NFC, literasi keuangan, dan keamanan digital terhadap risiko transaksi keuangan digital pada nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 195 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi NFC berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai t sebesar 34,301 dan koefisien beta 0,636, literasi keuangan berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 29,596 dan koefisien beta 0,539, serta keamanan digital berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 11,790 dan koefisien beta 0,213. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai F sebesar 1044,279 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,942 menunjukkan bahwa 94,2% variasi risiko transaksi keuangan digital dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori Perceived Risk Theory dan Technology Acceptance Model dalam konteks transaksi keuangan digital.