Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga Bank Indonesia dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia (Periode 1994-2024) Viren Mahid; Zulkifli Siregar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga Bank Indonesia, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 1994–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar -1,660 dan nilai signifikansi <0,001. Inflasi juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar -0,261 dan nilai signifikansi 0,001. Sementara itu, suku bunga Bank Indonesia berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi 0,140. Secara simultan, jumlah uang beredar, suku bunga Bank Indonesia, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F sebesar 33,673 dan signifikansi <0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,789 menunjukkan bahwa 78,9% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian menegaskan pentingnya menjaga stabilitas moneter untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.