Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Problematika Klaim Asuransi Jaminan Pembiayaan yang Ditolak (Unclaimeble) pada PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Cabang Padang Nur Annisa; Ali Rahman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika klaim asuransi jaminan pembiayaan yang ditolak (unclaimable) pada PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Cabang Padang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penolakan klaim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terlibat dalam proses klaim, yaitu pihak PT. Askrindo Syariah Cabang Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengajuan klaim dilakukan melalui bank atau lembaga pembiayaan syariah sebagai pemegang polis yang bertindak sebagai perantara antara nasabah dan perusahaan penjamin. Proses klaim meliputi pemberitahuan awal, pengajuan klaim resmi, verifikasi dokumen, penilaian klaim, keputusan klaim, dan pembayaran klaim. Penolakan klaim umumnya terjadi pada tahap verifikasi dan analisis klaim akibat ketidaksesuaian dengan ketentuan polis dan akad pembiayaan. Faktor-faktor utama yang menyebabkan klaim dinyatakan unclaimable meliputi ketidaklengkapan dokumen klaim, keterlambatan pengajuan klaim, ketidaksesuaian data pembiayaan dengan akad penjaminan, risiko yang tidak termasuk dalam cakupan pertanggungan, serta ketidaksesuaian risiko dengan prinsip syariah. Selain itu, penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses analisis klaim menjadi dasar utama perusahaan dalam menentukan kelayakan klaim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penolakan klaim bukan semata-mata bentuk penolakan perusahaan, melainkan konsekuensi dari tidak terpenuhinya persyaratan administratif dan substantif yang telah disepakati. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan sosialisasi mengenai prosedur klaim kepada pihak bank dan nasabah guna meminimalkan terjadinya klaim yang ditolak.