Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Informasi Keberlanjutan dan Ketidakpastian Pasar: Peran Pengungkapan Karbon Arikah Wulandari; Juniati Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Informasi Keberlanjutan terhadap Ketidakpastian Pasar serta menguji peran Pengungkapan Karbon dalam memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data pasar perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Informasi Keberlanjutan diukur menggunakan ESG Disclosure Index, Ketidakpastian Pasar diukur menggunakan volatilitas return saham, sedangkan Pengungkapan Karbon diukur menggunakan pendekatan Carbon Disclosure Project (CDP). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian serta mengidentifikasi peran moderasi Pengungkapan Karbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Informasi Keberlanjutan berpengaruh negatif terhadap Ketidakpastian Pasar, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengungkapan informasi keberlanjutan, maka semakin rendah tingkat ketidakpastian yang dihadapi investor di pasar. Selain itu, Pengungkapan Karbon terbukti memoderasi hubungan antara Informasi Keberlanjutan dan Ketidakpastian Pasar. Namun, sifat moderasi yang dihasilkan adalah memperlemah pengaruh negatif tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pada perusahaan sektor Basic Materials, informasi karbon tidak selalu dipersepsikan sebagai sinyal positif oleh investor, melainkan juga dapat meningkatkan perhatian terhadap risiko lingkungan dan risiko transisi yang dihadapi perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada sektor Basic Materials yang masih relatif terbatas diteliti, khususnya terkait hubungan antara pengungkapan keberlanjutan, pengungkapan karbon, dan ketidakpastian pasar selama periode 2020–2024 yang ditandai dengan peningkatan tekanan ESG, transisi energi, dan perhatian global terhadap isu perubahan iklim.