Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Gereja Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel Kevin Natanael Putra Prasetya; Rajin Nahampun; Siti Fauziah; Shafa Salsabila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10466

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam pengelolaan organisasi keagamaan. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pondok Makmur merupakan salah satu organisasi yang memerlukan sistem informasi yang mampu mendukung proses administrasi dan penyampaian informasi kepada jemaat secara efektif dan efisien. Pengelolaan data jemaat, jadwal ibadah, kegiatan gereja, inventaris, serta informasi keuangan yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan penyampaian informasi, dan kesulitan dalam pengelolaan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi gereja berbasis web yang dapat membantu pengurus gereja dalam mengelola berbagai data dan layanan secara terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, analisis kebutuhan sistem, perancangan, implementasi, serta pengujian sistem. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel sebagai backend dan MySQL sebagai basis data untuk mendukung pengelolaan data yang terstruktur dan aman. Fitur utama yang disediakan meliputi pengelolaan data jemaat, jadwal ibadah, warta jemaat, kegiatan gereja, inventaris, pengelolaan keuangan, serta penyampaian informasi kepada jemaat secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data gereja, mempercepat proses penyampaian informasi, serta memudahkan jemaat dalam mengakses informasi melalui perangkat komputer maupun smartphone. Dengan adanya sistem informasi ini, proses administrasi gereja menjadi lebih terorganisasi, akurat, transparan, dan mudah diakses, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan gereja kepada jemaat.