Achmad Miftachul Huda
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh CAR, LDR, dan NPL terhadap Profitabilitas Bank BCA: Analisis VECM 2021-2025 Imama Inaroh Hasanah; Viona Anie Vadinda Sari; Alfian Rizka Syahrianur; Nurlita Puji Rahayu; Floreta Luhtitisari; Achmad Miftachul Huda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10562

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Non-Performing Loan (NPL) terhadap Return on Assets (ROA) Bank Central Asia (BCA) dalam jangka pendek dan jangka panjang selama periode Januari 2021 hingga Desember 2025, yang mencakup dampak pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan Vector Error Correction Model (VECM) pada data triwulanan dari laporan keuangan publikasi BCA dan Statistik Perbankan Indonesia OJK, yang dipilih karena konsistensi dokumentasi dan posisi BCA sebagai bank swasta terbesar, penelitian menguji kointegrasi dan dinamika penyesuaian. Hasil uji Johansen menemukan empat persamaan kointegrasi signifikan, menegaskan keseimbangan jangka panjang meskipun tidak terdapat kausalitas Granger jangka pendek. Koefisien Error Correction Term sebesar -0,6479 (signifikan) mengindikasikan kecepatan penyesuaian 64,79% per periode menuju ekuilibrium. Analisis Impulse Response Function menunjukkan respon positif ROA terhadap guncangan CAR dan LDR, sedangkan guncangan NPL menimbulkan respon negatif sesaat yang berbalik positif dalam jangka panjang. Forecast Error Variance Decomposition mengungkap bahwa variasi ROA didominasi oleh komponen self-sustaining (66,51%), dengan CAR sebagai kontributor eksternal terbesar (17,83%), diikuti NPL (9,27%) dan LDR (6,39%). Temuan ini menegaskan kecukupan modal sebagai fondasi utama profitabilitas BCA, melampaui peran intermediasi dan kualitas aset. Implikasinya, optimalisasi CAR secara dinamis menjadi strategi kunci menjaga profitabilitas berkelanjutan, sementara regulator perlu secara holistik mengintegrasikan ketiga rasio dalam pengawasan stabilitas perbankan. Studi ini berkontribusi secara metodologis dengan menerapkan VECM yang jarang digunakan pada konteks bank individu di Indonesia, memperkaya literatur determinan profitabilitas.