Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Edukasi Sejarah Candi Buddha Kalibukbuk Berbasis Augmented Reality dengan Marker Komik Ni Luh Putu Aria Fameliya; I Nengah Eka Mertayasa; Luh Putu Eka Damayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Edukasi Sejarah Candi Buddha Kalibukbuk berbasis Augmented Reality dengan marker komik serta mengetahui respons pengguna terhadap media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Produk yang dihasilkan berupa media edukasi berbasis Android yang memadukan marker komik, animasi 3D, audio narasi, dan visual interaktif untuk menyajikan sejarah penemuan Candi Buddha Kalibukbuk beserta tujuh benda peninggalannya secara lebih menarik, informatif, dan mudah dipahami oleh generasi muda. Pengujian media dilakukan melalui uji black box, uji ahli isi, uji ahli media, dan uji respons pengguna menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil uji black box menunjukkan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat baik. Hasil uji ahli isi memperoleh persentase validitas sebesar 93,75% dengan kategori sangat valid, sedangkan uji ahli media memperoleh persentase sebesar 88,33% dengan kategori sangat valid. Uji respons pengguna yang melibatkan 30 responden usia 18–24 tahun menunjukkan seluruh aspek UEQ, yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan, berada pada kategori excellent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan sebagai media edukasi sejarah lokal yang interaktif, inovatif, dan mampu meningkatkan minat generasi muda dalam mempelajari sejarah Candi Buddha Kalibukbuk.