Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemilikan Institusional, Capital Intensity dan Sales Growth terhadap Tax Avoidance Tia Nanda Saputri; Ayumi Rahma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, capital intensity, dan sales growth terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan atau annual report. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga yang diperoleh 38 perusahaan dengan total 190 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen yaitu kepemilikan institusional, capital intensity, dan sales growth berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Secara parsial capital intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai probabilitas yaitu 0,0000. Sales growth juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai probabilitas yaitu 0,0000. Sementara itu, kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai probabilitas 0,4778. Temuan ini menegaskan adanya konflik kepentingan dalam kerangka agency theory, di mana manajer berupaya menjaga laba bersih dan nilai perusahaan dengan memanfaatkan celah perpajakan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur akuntansi dan perpajakan, serta menjadi referensi bagi regulator dan investor dalam memahami faktor-faktor yang mendorong praktik tax avoidance di Indonesia.