Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Efisiensi Operasional terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024 Thasya Alphonsa Br Manik; Indah Cahya Sagala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), likuiditas yang diukur menggunakan Current Ratio (CR), serta efisiensi operasional yang diproksikan melalui Total Asset Turnover (TATO) terhadap kebijakan dividen yang diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR) pada perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian terdiri atas seluruh perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sedangkan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 46 perusahaan dengan total 184 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 27 setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen dengan nilai signifikansi masing-masing lebih kecil dari 0,001. Sementara itu, efisiensi operasional yang diproksikan dengan TATO tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen dengan nilai signifikansi sebesar 0,578. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen dan mampu menjelaskan 67,5% variasi Dividend Payout Ratio (R² = 0,675), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.