Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kompetensi Tenaga Kesehatan dan Ketersediaan Fasilitas dalam Meningkatkan Mutu Layanan Puskesmas Adjie Arya Syahdewa; Sri Andayaningsih; A. Tenri Syahriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10841

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga mutu layanan di puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer perlu terus ditingkatkan, terutama melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan dan ketersediaan fasilitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi tenaga kesehatan dan ketersediaan fasilitas dalam meningkatkan mutu layanan di Puskesmas Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas kepala puskesmas sebagai informan kunci, empat tenaga kesehatan, dan dua pasien sebagai informan pendukung. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan melalui pelayanan yang tepat, cepat, dan profesional sesuai Standar Operasional Prosedur, meskipun pelatihan dan pengembangan kompetensi belum sepenuhnya merata akibat keterbatasan waktu, beban kerja, dan anggaran. Ketersediaan fasilitas turut mendukung kelancaran pelayanan dan kenyamanan pasien melalui pengadaan dan pemeliharaan yang terencana, meskipun masih terdapat keterbatasan pemenuhan fasilitas bernilai tinggi akibat faktor anggaran. Secara umum, mutu layanan tergolong baik, ditandai dengan capaian akreditasi paripurna, pelayanan yang ramah dan sesuai prosedur, serta tingkat kepuasan pasien yang positif. Dengan demikian, peningkatan mutu layanan merupakan hasil sinergi antara kompetensi tenaga kesehatan yang memadai dan ketersediaan fasilitas yang mendukung, sehingga keduanya perlu dikelola secara berkelanjutan oleh pengelola puskesmas dan dinas kesehatan setempat.