Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekspansi Brand, Sistem Gaji, dan ICT dalam Operasional Live Streaming Agency Sara Imelda; Amrina Yulfajar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara jumlah brand yang ditangani dengan total gaji karyawan pada sebuah Live Streaming Agency, serta mendeskripsikan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam meningkatkan performa operasional live streaming. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Perumahan Kahuripan Nirwana Blok BD 1 No.16, Kelurahan Sumput, Kabupaten Sidoarjo. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan host live streaming, observasi studio agency, serta dokumentasi internal berupa data gaji dan aktivitas operasional selama masa magang 13 April 2026 hingga 13 Agustus 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah brand yang ditangani agency berdampak pada meningkatnya jam kerja live streaming, kebutuhan koordinasi operasional, dan total gaji karyawan. Sistem ICT seperti dashboard monitoring, platform marketplace, perangkat streaming, dan spreadsheet digital terbukti meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pelaporan, serta produktivitas host. Temuan ini menunjukkan bahwa jumlah brand tidak hanya memengaruhi pendapatan agency, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan melalui bertambahnya jam kerja dan intensitas aktivitas live streaming. Selain itu, pemanfaatan ICT secara konsisten terbukti mampu mempercepat proses administrasi dan mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian akuntansi manajemen dan ekonomi digital dengan menunjukkan hubungan antara ekspansi brand, pemanfaatan ICT, dan sistem kompensasi dalam industri live commerce. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cakupan yang lebih luas guna memperkuat temuan ini.