Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Purchase Intention Kendaraan Listrik Berdasarkan Functional Value, Environmental Concern, Government Policy dengan Mediasi Attitude Toward Electric Vehicle Athar Rafly Aleandro; Andi Muhammad Sadat; Nofriska Krissanya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11090

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh functional value (FV), environmental concern (EC), dan government policy (GP) terhadap purchase intention (PI) kendaraan listrik dengan attitude toward electric vehicle (AT) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 253 responden yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dan memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji model pengukuran dan hubungan struktural antarvariabel. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai upaya mengurangi dampak negatif transportasi terhadap lingkungan. Selain itu, perkembangan teknologi kendaraan listrik dan dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif kendaraan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa functional value, environmental concern, dan government policy berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude toward electric vehicle dan purchase intention. Selain itu, attitude toward electric vehicle juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention serta mampu memediasi secara positif dan signifikan pengaruh functional value, environmental concern, dan government policy terhadap purchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap nilai fungsional kendaraan listrik, kepedulian terhadap lingkungan, dan dukungan kebijakan pemerintah berperan penting dalam membentuk sikap positif terhadap kendaraan listrik yang pada akhirnya meningkatkan niat pembelian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pelaku industri otomotif dalam menyusun strategi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji perilaku konsumen terhadap teknologi transportasi berkelanjutan.