Ghina Raudhatul Jannah
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “KBP” Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Awak Mobil Tangki (AMT) pada PT. Elnusa Petrofin IT Teluk Kabung, Kota Padang Ghina Raudhatul Jannah; Suhelmi Helia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja Awak Mobil Tangki (AMT) pada PT Elnusa Petrofin IT Teluk Kabung Kota Padang. Produktivitas kerja AMT menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), namun berdasarkan data perusahaan masih ditemukan fluktuasi produktivitas yang mengindikasikan adanya permasalahan dalam pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teori signaling sebagai landasan teoritis. Populasi penelitian berjumlah 291 orang AMT, sedangkan sampel penelitian sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis (uji t) dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,887 (>0,05). Sementara itu, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 (<0,05). Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) serta menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi produktivitas kerja AMT. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas kerja lebih dipengaruhi oleh kedisiplinan dan motivasi kerja karyawan dibandingkan pelatihan yang diberikan perusahaan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung kinerja distribusi perusahaan.