I Gusti Ayu Dianti Anggraini Putri
Universitas Pendidikan Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Total Quality Management dan Budaya Organisasi sebagai Determinan Kinerja Manajerial dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur di Bali) I Gusti Ayu Dianti Anggraini Putri; Putu Putri Prawitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Quality Management (TQM) dan budaya organisasi terhadap kinerja manajerial dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur di Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 manajer pada perusahaan manufaktur di Provinsi Bali yang terdiri atas manajer tingkat lower management, middle management, dan top management. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan pendekatan Hair et al. dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian yang telah ditetapkan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total Quality Management dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kinerja manajerial. Selain itu, komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa komitmen organisasi mampu memediasi pengaruh Total Quality Management dan budaya organisasi terhadap kinerja manajerial. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan manajemen kualitas yang efektif dan budaya organisasi yang kuat mampu meningkatkan keterikatan karyawan terhadap organisasi sehingga berdampak pada peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi manajerial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu manajemen serta menjadi masukan praktis bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.