Mohammad Faricho Alvi Hidayat
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work Life Balance dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Gen Z pada Perusahaan Manufaktur (Studi pada PT. XYZ di Sidoarjo) Mohammad Faricho Alvi Hidayat; Dijah Julindrastuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11118

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh work-life balance dan stres kerja terhadap produktivitas karyawan Generasi Z pada perusahaan manufaktur, dengan objek penelitian PT. XYZ yang berlokasi di Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin besarnya peran Generasi Z dalam dunia kerja serta pentingnya menjaga tingkat produktivitas karyawan di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks. Selain itu, keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan serta kemampuan dalam mengelola stres kerja menjadi faktor yang dinilai berperan dalam mendukung kinerja dan produktivitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas seluruh karyawan Generasi Z yang bekerja di PT. XYZ sebanyak 60 orang. Karena jumlah populasi relatif terbatas, teknik sensus digunakan sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²), dan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa work-life balance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan Generasi Z di PT. XYZ. Sebaliknya, stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,528 mengindikasikan bahwa sebesar 52,8% variasi produktivitas karyawan dapat dijelaskan oleh variabel work-life balance dan stres kerja, sedangkan 47,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan perlu memperhatikan upaya peningkatan work-life balance serta melakukan pengelolaan stres kerja secara optimal agar produktivitas karyawan Generasi Z dapat terus ditingkatkan dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.