Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Divisi Produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar Muhammad Rizaldi; Andi Jam'an; Sitti Nurbaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan divisi produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar. Beban kerja yang tinggi pada industri manufaktur beton pracetak menjadi perhatian penting mengingat tuntutan fisik, kompleksitas tugas, dan tekanan waktu yang dihadapi karyawan dapat berdampak langsung pada kinerja dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi produksi PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar sebanyak 63 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< α = 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 10,568 + 0,761X, yang berarti setiap peningkatan satu satuan beban kerja akan meningkatkan produktivitas sebesar 0,761 satuan. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,401 menunjukkan bahwa beban kerja mampu menjelaskan 40,1% variasi produktivitas karyawan. Arah pengaruh positif ini didukung oleh profil responden yang didominasi karyawan berpengalaman (masa kerja > 6 tahun sebesar 57,1%) dan berstatus Tenaga Harian Mandor (THM) sebesar 79,4%, sehingga beban kerja yang terstruktur justru menstimulasi kinerja optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional merupakan strategi kunci dalam meningkatkan produktivitas karyawan pada industri manufaktur berat.