Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan, Komunikasi dan Pengembangan Karir terhadap Produktivitas Kerja Karyawan BANK BPR NBP 18 Enri Hotmaida Rumapea; Dedi Koko Herianto; Mangasi Sinurat; Imelda Mardayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan karir terhadap produktivitas kerja karyawan Bank BPR NBP 18. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum tercapainya target produktivitas kerja Account Officer selama periode Juli–Desember 2025, yang menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas 36 Account Officer Bank BPR NBP 18, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja (t = 2,109; p = 0,043), demikian pula komunikasi yang berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,355; p = 0,025). Sebaliknya, pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (t = 0,402; p = 0,691). Secara simultan, kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (F = 15,741; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 59,6%, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan sebagian besar variasi produktivitas kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produktivitas kerja di Bank BPR NBP 18 lebih dipengaruhi oleh kepemimpinan yang efektif dan komunikasi organisasi yang baik, sehingga kedua aspek tersebut perlu menjadi prioritas dalam pengelolaan sumber daya manusia.