Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Digital Marketing dan Influencer terhadap Keputusan Menjadi Nasabah di Bank Syariah Amanda Adna Mayda; Yudha Trishananto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing (pemasaran digital) dan influencer (pemberi pengaruh) terhadap keputusan masyarakat untuk menjadi nasabah bank syariah di Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden dari masyarakat Salatiga yang belum memiliki rekening bank syariah. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan kerangka populasi tidak terbatas (infinite population), dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh indikator dan variabel memenuhi kriteria validitas konvergen dan menunjukkan reliabilitas yang sangat kuat. Berdasarkan evaluasi model struktural, nilai R-square mengungkapkan bahwa digital marketing dan influencer secara simultan (bersama-sama) berkontribusi sebesar 96,2% terhadap varians variabel keputusan nasabah. Secara parsial, pengujian hipotesis menunjukkan bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan menjadi nasabah (koefisien jalur = 0,149; P-value = 0,112 > 0,05). Sedangkan, influencer berpengaruh positif, signifikan, dan sangat dominan terhadap keputusan menjadi nasabah bank syariah (koefisien jalur = 0,855; P-value = 0,000 < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa influencer berfungsi sebagai sumber bukti sosial (social proof) yang lebih efektif bagi calon nasabah, sehingga berhasil meminimalkan risiko yang dirasakan (perceived risk) dan mempercepat keputusan pembukaan rekening dibandingkan dengan strategi pemasaran digital secara umum.