Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Eco-Efficiency, Kinerja Lingkungan, dan Institutional Ownership Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi Sunarti Mayanti; Lidia Wahyuni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11163

Abstract

Perkembangan kondisi ekonomi global pada era modern kini ditandai oleh pergeseran paradigma dari orientasi shareholder-centric beralih ke orientasi stakeholder-centric secara berkelanjutan. Implementasi regulasi internasional seperti Paris Agreement dan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 memicu kesadaran global terhadap pentingnya integrasi aspek lingkungan di sektor industry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh eco-efficiency, kinerja lingkungan, dan institutional ownership terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Data penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta data Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama periode 2022–2024. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 105 observasi. Pengujian dilakukan melalui dua persamaan regresi data panel, yaitu model tanpa moderasi (main effect model) dan model dengan moderasi menggunakan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) yang diwujudkan melalui variabel interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco-efficiency, kinerja lingkungan, dan institutional ownership tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara eco-efficiency maupun kinerja lingkungan dengan nilai perusahaan. Namun demikian, profitabilitas terbukti memperlemah pengaruh institutional ownership terhadap nilai perusahaan yang ditunjukkan oleh arah hubungan negatif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi manajemen perusahaan, investor, regulator, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan keputusan strategis yang berkaitan dengan penerapan praktik keberlanjutan, tata kelola perusahaan melalui institutional ownership, serta pencapaian tingkat profitabilitas yang optimal pada perusahaan sektor basic materials.