Akurasi pelaporan keuangan di lingkup PT Sri Chakra Berkat dievaluasi secara mendalam melalui keandalan sistem informasi akuntansi, efektivitas kontrol internal, serta kapasitas operasional tenaga kerja. Mengadopsi metode kuantitatif berdesain deskriptif dan verifikatif, kajian ini membongkar dampak parsial maupun simultan dari ketiga indikator tersebut. Seluruh populasi karyawan yang berjumlah 31 orang dilibatkan langsung sebagai subjek penelitian melalui penerapan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data primer mengandalkan sebaran kuesioner terstruktur, yang selanjutnya diolah memakai model analisis regresi linear berganda berbantuan perangkat lunak SPSS 26.0. Berdasarkan pemetaan deskriptif, aspek sistem informasi, keandalan pengendalian internal, serta kualitas laporan keuangan bertengger pada level baik, sedangkan kompetensi SDM menunjukkan performa memuaskan yang hampir menyentuh kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa secara individual, ketiga variabel independen tersebut menyumbang kontribusi positif yang signifikan terhadap mutu laporan keuangan, dengan sistem pengendalian internal bertindak sebagai pendorong paling dominan. Secara serempak, kombinasi faktor ini memengaruhi variasi kualitas laporan sebesar 61,1%, sementara sisanya sebesar 38,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini, seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, maupun tingkat pengawasan eksternal. Temuan empiris ini menyodorkan rekomendasi taktis bagi pihak manajemen korporasi untuk memperkuat pondasi pengawasan internal, digitalisasi akuntansi, dan kecakapan staf secara berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi dan praktisi dalam mengembangkan kajian lanjutan mengenai determinan kualitas laporan keuangan pada entitas bisnis sejenis, khususnya perusahaan berskala menengah yang tengah bertransformasi menuju sistem akuntansi berbasis digital.