Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Inflasi Daerah Sebelum dan Sesudah Diterapkannya MBG di Kabupaten Tulungagung Anis Tasya Munawoh; Intan Putri Hidayati; Muhammad Riyan; Suci Karina Wati; Achmad Miftachul Huda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11252

Abstract

Program MBG adalah kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi dinamika ekonomi daerah melalui peningkatan permintaan berbagai komoditas pangan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Data yang digunakan adalah data sekunder tentang tingkat inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kabupaten Tulungagung yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode pra-MBG (Januari–Juni 2024) dan periode pasca-MBG (Januari–Juni 2025). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji t sampel berpasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata tingkat inflasi sebelum MBG adalah 2,8967%, sedangkan setelah MBG menjadi 1,1300%. Uji t untuk sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,017 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada tingkat inflasi sebelum dan sesudah pelaksanaan MBG. Temuan ini menunjukkan bahwa program MBG berhubungan dengan perubahan kondisi inflasi di wilayah tertentu, meskipun tidak secara langsung meningkatkan inflasi secara keseluruhan. Studi ini membantu memahami hubungan antara kebijakan sosial pemerintah dan stabilitas harga di tingkat regional.
Pengaruh Inflasi, Kurs, Bi Rate, IHSG, Volume Perdagangan terhadap Return Saham dengan Harga Saham Sebagai Variabel Moderasi Intan Dwi Oktavia; Refalinda Hayu Seantemat Maurany; Adinda Dwi Novita Sari; Aditya Wardana; Ashabul Firdaus; Achmad Miftachul Huda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): JULI : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v6i2.2463

Abstract

This quantitative study analyzes the effects of inflation, rupiah exchange rate, BI Rate, JSX Composite (IHSG), and trading volume on the stock return of PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) for the 2021–2025 period, with stock price as a moderating variable. Using Moderated Regression Analysis (MRA) based on official secondary data, the partial test results show that inflation, rupiah exchange rate, BI Rate, IHSG, and trading volume have no significant effect on BBCA's stock return. In the moderation test, stock price is proven to only moderate the effect of the rupiah exchange rate on stock return, while showing no moderating role for the other variables. However, simultaneously, the model with the moderating variable explains changes in stock return better than the model without moderation. In conclusion, the company's internal fundamental factors and specific stock characteristics play a much more dominant role in influencing BBCA's stock return compared to macroeconomic factors, making these findings a strategic consideration for investors in capital market decision-making.