Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap Kinerja Keuangan pada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Entitas Anak (Persero) Periode 2014–2024 Anggun Devi Rahayu; Indri Kharisma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Entitas Anak (Persero) periode 2014–2024. Struktur modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan GCG diukur melalui ukuran dewan komisaris independen dan komite audit. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Equity (ROE). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data sekunder berupa laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan selama sebelas tahun pengamatan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 26. Persamaan regresi yang diperoleh adalah ROE = −0,007 + 0,027 DER − 0,056 DKI + 0,003 KA. Secara parsial, struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dengan t-hitung 8,846 dan signifikansi 0,000. Ukuran dewan komisaris independen serta komite audit tidak berpengaruh signifikan, masing-masing dengan signifikansi 0,164 dan 0,189. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan F-hitung 36,828 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,940 menunjukkan bahwa 94,0% variasi ROE dapat dijelaskan oleh model penelitian, sedangkan 6,0% dijelaskan oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur modal yang terukur, disertai penerapan mekanisme tata kelola yang efektif, untuk mendukung peningkatan kinerja keuangan perusahaan.