Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Aplikasi IKD pada Masyarakat Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya Anisa Septia Mahardiani; Burhan Starfrezar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11354

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong pemerintah mengembangkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai alternatif akses dokumen kependudukan melalui perangkat seluler. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan aplikasi IKD pada masyarakat Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, mengidentifikasi manfaat yang dirasakan pengguna, serta mengkaji kendala yang memengaruhi pemanfaatannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pelayanan, wawancara semi-terstruktur dengan masyarakat dan petugas pelayanan administrasi kependudukan, serta dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan IKD. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuannya terhadap layanan tersebut. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta pemeriksaan keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan IKD memperoleh tanggapan positif karena memudahkan akses terhadap dokumen kependudukan, mempercepat proses administrasi, mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, dan mendukung pelayanan publik yang lebih efisien serta tanpa kertas. Meskipun demikian, penerapannya belum optimal akibat perbedaan tingkat literasi digital, keterbatasan perangkat yang kompatibel, kualitas koneksi internet, sosialisasi yang belum merata, kekhawatiran terhadap keamanan data pribadi, serta rendahnya intensitas penggunaan setelah aktivasi. Keberhasilan penerapan IKD memerlukan sosialisasi berkelanjutan, pendampingan khusus bagi masyarakat lanjut usia dan pengguna dengan kemampuan digital terbatas, peningkatan akses teknologi, serta penyampaian informasi keamanan data secara transparan. Dengan dukungan tersebut, IKD berpotensi meningkatkan kualitas dan inklusivitas pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Tenggilis Mejoyo.
Analisis Pengaruh Etika Pelayanan dan Kecepatan Administrasi terhadap Kepuasan Masyarakat di Kecamatan Waru, Sidoarjo Irnandhera Talitha Zadhah; Burhan Starfrezar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika pelayanan dan kecepatan administrasi terhadap kepuasan masyarakat pada pelayanan publik di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif untuk menguji hubungan antara etika pelayanan dan kecepatan administrasi sebagai variabel independen dengan kepuasan masyarakat sebagai variabel dependen. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 masyarakat yang pernah memperoleh pelayanan administrasi di Kantor Kecamatan Waru dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert, sedangkan data dianalisis dengan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, dan uji simultan. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 5,214 + 0,428X₁ + 0,517X₂. Etika pelayanan memiliki koefisien positif sebesar 0,428 dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan kecepatan administrasi memiliki koefisien positif sebesar 0,517 dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji simultan menunjukkan nilai F sebesar 48,631 dengan signifikansi 0,000. Temuan tersebut membuktikan bahwa etika pelayanan dan kecepatan administrasi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Kecepatan administrasi menjadi variabel yang lebih dominan. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme, keramahan, tanggung jawab aparatur, kejelasan prosedur, dan efisiensi penyelesaian administrasi diperlukan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan Waru secara berkelanjutan.