Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika pelayanan dan kecepatan administrasi terhadap kepuasan masyarakat pada pelayanan publik di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif untuk menguji hubungan antara etika pelayanan dan kecepatan administrasi sebagai variabel independen dengan kepuasan masyarakat sebagai variabel dependen. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 masyarakat yang pernah memperoleh pelayanan administrasi di Kantor Kecamatan Waru dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert, sedangkan data dianalisis dengan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial, dan uji simultan. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 5,214 + 0,428X₁ + 0,517X₂. Etika pelayanan memiliki koefisien positif sebesar 0,428 dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan kecepatan administrasi memiliki koefisien positif sebesar 0,517 dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji simultan menunjukkan nilai F sebesar 48,631 dengan signifikansi 0,000. Temuan tersebut membuktikan bahwa etika pelayanan dan kecepatan administrasi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Kecepatan administrasi menjadi variabel yang lebih dominan. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme, keramahan, tanggung jawab aparatur, kejelasan prosedur, dan efisiensi penyelesaian administrasi diperlukan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan Waru secara berkelanjutan.