Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Investor Ritel dalam Stabilitas Pasar Modal Natasya Natasya; Nur Azlya Rahmadhani; Muhammad Afdal; Joni Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11378

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran investor ritel dalam mendukung stabilitas pasar modal serta mengidentifikasi risiko yang timbul dari pola keputusan investasinya. Peningkatan jumlah investor ritel yang didorong oleh digitalisasi platform perdagangan dan kemudahan akses informasi telah memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas pasar modal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka terhadap artikel ilmiah, laporan pasar, dan penelitian empiris yang relevan. Data dianalisis dengan tahapan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan interpretasi informasi mengenai karakteristik, kontribusi, serta perilaku investor ritel. Hasil kajian menunjukkan bahwa investor ritel memberikan kontribusi positif melalui peningkatan volume perdagangan, likuiditas, perluasan basis investor, dan percepatan proses pembentukan harga. Partisipasi mereka juga mendukung inklusi keuangan serta menciptakan aktivitas pasar yang lebih dinamis. Namun, keterbatasan pengalaman dan kemampuan analisis menyebabkan sebagian investor ritel rentan terhadap bias perilaku, seperti herd behavior, overconfidence, panic selling, dan fear of missing out. Reaksi kolektif yang berlebihan terhadap berita, rumor, dan sentimen media sosial dapat memicu transaksi spekulatif, memperbesar volatilitas jangka pendek, dan menjauhkan harga saham dari nilai fundamentalnya. Oleh karena itu, kontribusi investor ritel terhadap stabilitas pasar sangat bergantung pada kualitas literasi keuangan, keterbukaan informasi, perlindungan investor, dan efektivitas pengawasan. Penguatan edukasi berkelanjutan, transparansi pasar, dan regulasi yang responsif diperlukan agar partisipasi investor ritel lebih rasional, produktif, serta mendukung pasar modal yang inklusif, efisien, dan stabil.