Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dengan kompetensi sebagai variabel mediasi pada Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan industri perbankan serta adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan pelatihan kerja, pengembangan karir, kompetensi, dan kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 107 karyawan dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi maupun kinerja karyawan. Pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan. Kompetensi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kompetensi mampu memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan serta memediasi pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pelatihan kerja dan pengembangan karir, tetapi juga oleh keberhasilan organisasi dalam meningkatkan kompetensi karyawan. Oleh karena itu, Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun perlu mengoptimalkan program pelatihan yang relevan, memperjelas sistem pengembangan karir, serta memperkuat pengembangan kompetensi sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja karyawan dan mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.