Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem E-DABU dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Penonaktifan Data Peserta BPJS Kesehatan Feldiaz Pranata; Leonard Adrie Manafe
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11536

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengembangkan Sistem Elektronik Data Badan Usaha (E-DABU) sebagai upaya meningkatkan kualitas administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sistem E-DABU dalam meningkatkan efektivitas proses penonaktifan data peserta di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama (KCU) Surabaya, sekaligus mengidentifikasi kendala yang muncul dan upaya penyelesaian yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi lapangan. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, dokumentasi berupa data waktu penyelesaian dan tangkapan layar antarmuka sistem, serta wawancara semi terstruktur dengan petugas bagian Kepesertaan, dan dilengkapi dengan data sekunder berupa regulasi serta studi terdahulu. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian ditinjau melalui lima dimensi efektivitas organisasi, yaitu produktivitas, kualitas, efisiensi, fleksibilitas, dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-DABU mampu meningkatkan efektivitas pelayanan melalui percepatan proses administrasi, kemudahan akses layanan, pengurangan penggunaan dokumen fisik, serta peningkatan akurasi data melalui integrasi dengan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Waktu penyelesaian penonaktifan peserta yang sebelumnya memerlukan sekitar 5-10 menit dapat dipersingkat menjadi 2-5 menit karena proses dilakukan secara daring dan terintegrasi. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa kesalahan pengisian data, keterbatasan pemahaman pengguna terhadap fitur sistem, dan gangguan jaringan. Secara keseluruhan, implementasi E-DABU memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas pelayanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan, meskipun keberhasilannya tetap bergantung pada kesiapan pengguna dan dukungan infrastruktur teknologi yang berkelanjutan.