Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Green Investment, Strategi Lingkungan (Green Strategy), dan Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Reva Ananda Haerianti; Erliana Erliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11607

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green investment, green strategy, dan kepemilikan institusional terhadap carbon emission disclosure (CED) pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 105 observasi selama tiga tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 30, yang diawali dengan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi layak digunakan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,001. Secara parsial, green investment berpengaruh positif dan signifikan terhadap carbon emission disclosure, yang mengindikasikan bahwa semakin besar investasi perusahaan pada aktivitas lingkungan, semakin tinggi tingkat pengungkapan emisi karbon yang dilakukan. Green strategy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap carbon emission disclosure, menunjukkan bahwa implementasi strategi lingkungan yang lebih baik mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi emisi karbon secara lebih luas. Sementara itu, kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap carbon emission disclosure, sehingga besarnya proporsi kepemilikan institusional belum mampu meningkatkan praktik pengungkapan emisi karbon perusahaan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa komitmen perusahaan terhadap investasi dan strategi lingkungan memiliki peran yang lebih besar dalam meningkatkan transparansi pengungkapan emisi karbon dibandingkan mekanisme tata kelola melalui kepemilikan institusional.