Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pola Keparahan Underweight pada Balita Berdasarkan Variabel Host-Environment di Kota Pekalongan Tahun 2026 Sabrina Nisa Anfalla; Ardiana Priharwanti; Dewi Nugraheni Restu Mastuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11732

Abstract

Masalah gizi kurang, khususnya underweight, masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius di Kota Pekalongan, terutama pada wilayah pesisir yang memiliki berbagai tantangan lingkungan dan sosial ekonomi. Kondisi ini berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan balita apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pola keparahan underweight pada balita di Kota Pekalongan Tahun 2026 berdasarkan pendekatan host-environment. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita underweight yang terdaftar dalam Program GENTING Kota Pekalongan sebanyak 935 balita, dengan sampel 87 balita yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, observasi lapangan, wawancara singkat, serta pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52 balita (59,8%) mengalami underweight sedang dan 35 balita (40,2%) mengalami underweight berat. Faktor host yang berhubungan signifikan dengan tingkat keparahan meliputi BBLR (p<0,001; OR=5,40), diare (p=0,003; OR=6,14), cacingan (p<0,001; OR=19,57), pola pemberian makan (p=0,002; OR=4,62), tingkat pengetahuan ibu tentang gizi anak (p=0,036; OR 2.675), dan pendapatan keluarga (p<0,001; OR=6,37). Sementara itu, faktor environment yang berhubungan signifikan meliputi sanitasi rumah (p=0,001; OR=4,97), sumber air bersih (p=0,001; OR=4,72), dan kepemilikan aset (p=0,034; OR=3,93). Imunisasi (p=0,289), ISPA (p=0,278), dan bantuan sosial (p=0,088) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa keparahan underweight pada balita dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis, perilaku, sosial ekonomi, dan lingkungan, sehingga diperlukan intervensi terpadu lintas sektor yang berfokus pada perbaikan status gizi, pencegahan penyakit infeksi, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan keluarga.