Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan terhadap Pengungkapan Sustainability Report pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Evander Sihite; Aditya Amanda Pane
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate governance dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 20 perusahaan dengan total 80 unit observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report perusahaan. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa corporate governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report, yang mengindikasikan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan keberlanjutan. Ukuran perusahaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report, sehingga perusahaan dengan skala yang lebih besar cenderung mengungkapkan informasi keberlanjutan secara lebih luas. Secara simultan, corporate governance dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas tata kelola perusahaan dan pengelolaan sumber daya organisasi dapat mendukung praktik pelaporan keberlanjutan yang lebih komprehensif serta menjadi referensi bagi perusahaan, regulator, dan investor dalam mendorong implementasi prinsip keberlanjutan.