Andira Anatasya Syahiruddin
Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tingkat Kehadiran Siswa Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada SMPN 35 Bulukumba Julio Tesar Nugraha; Andira Anatasya Syahiruddin; Sri Wahyuningsih; Juniarti Iriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11791

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sekaligus mendukung kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kehadiran siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan Program MBG di SMPN 35 Bulukumba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test post-test. Sampel penelitian mencakup seluruh 64 siswa dari tiga kelas yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data bersumber dari dokumen absensi resmi sekolah pada periode sebelum program, yaitu Agustus 2025, dan setelah program dilaksanakan, yaitu April 2026. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kehadiran siswa meningkat dari 90,70% sebelum program menjadi 91,15% setelah program, atau bertambah sebesar 0,45 poin persentase. Namun, hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Z sebesar -0,488 dengan signifikansi 0,625 (p > 0,05), sehingga peningkatan tersebut tidak berbeda secara signifikan. Sebanyak 24 siswa mengalami penurunan kehadiran, 23 siswa mengalami peningkatan, dan 17 siswa tidak mengalami perubahan. Temuan ini menunjukkan bahwa Program MBG belum memberikan pengaruh langsung yang bermakna terhadap kehadiran siswa. Kehadiran kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kesehatan, motivasi belajar, dukungan keluarga, akses transportasi, disiplin sekolah, dan kondisi lingkungan. Penelitian selanjutnya perlu menggunakan periode pengamatan lebih panjang, kelompok pembanding, serta variabel perantara untuk menjelaskan dampak program secara lebih komprehensif.