Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Foreign Ownership, Growth Opportunity, Non Performing Loan (NPL) Terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Perbankan di BEI Periode 2021-2025 Akilly Alio Oeiyono Tanod; Maryam Mangantar; Christy Natalia Rondonuwu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh Foreign Ownership, Growth Opportunity, dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2025. Perkembangan dinamika ekonomi global serta rasio keuangan internal menjadi alasan utama pentingnya menjaga stabilitas serta kinerja nilai perusahaan bagi para investor di sektor perbankan. Objek penelitian ini adalah industri perbankan yang terdaftar resmi di BEI. Metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan Kuantitatif dengan menganalisis regresi data panel. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 13 perusahaan perbankan yang telah memenuhi kriteria khusus sebagai objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui perangkat lunak Eviews 13. Pemilihan model regresi panel ditentukan berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, dengan pendekatan Fixed Effect Model dan Cross Section Weights untuk mengatasi masalah heteroskedastisitas. Uji asumsi klasik menunjukkan data telah memenuhi syarat normalitas dan uji multikolinearitas untuk ketiga variabel saling berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Foreign Ownership berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, Growth Opportunity dengan proksi Assets Growth tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi manajemen bank dalam memitigasi risiko kredit serta mengelola struktur kepemilikan asing secara lebih optimal.
Pengaruh Technology, Brand Image dan Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Mobil Listrik Merek BYD di Manado Jenifer Palit; Agus Supandi Soegoto; Christy Natalia Rondonuwu
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2682

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik mendorong perubahan preferensi konsumen dalam memilih kendaraan yang tidak hanya mempertimbangkan fungsi transportasi, tetapi juga kecanggihan teknologi, citra merek, dan kesesuaian dengan gaya hidup. Kondisi tersebut menjadi penting dalam memahami keputusan konsumen terhadap mobil listrik BYD yang mulai berkembang di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh technology, brand image, dan lifestyle terhadap keputusan pembelian mobil listrik merek BYD di Manado, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel penelitian terdiri atas 85 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technology berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi 0,127 dan nilai signifikansi 0,229. Brand image berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,372 dan signifikansi 0,003, sedangkan lifestyle berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,331 dan signifikansi 0,035. Secara simultan, technology, brand image, dan lifestyle berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F sebesar 10,973 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,289 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 28,9% variasi keputusan pembelian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan brand image dan kesesuaian produk dengan lifestyle konsumen menjadi faktor penting dalam meningkatkan keputusan pembelian mobil listrik BYD di Manado.