Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Web Application Firewall Berbasis Mod Security untuk Mengatasi Server Side Request Forgery (SSRF) Lalu Amirulloh Taufikurrahman; I Putu Hariyadi; Ondi Asroni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12015

Abstract

Keamanan aplikasi web menjadi aspek krusial di tengah meningkatnya ancaman siber, khususnya terhadap kerentanan logika bisnis seperti Server-Side Request Forgery (SSRF) dan Open Redirect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Web Application Firewall (WAF) Mod Security dengan aturan OWASP Core Rule Set (CRS) dalam memitigasi kerentanan tersebut pada sebuah aplikasi web target. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang diintegrasikan dengan kerangka kerja Network Development Life Cycle (NDLC). Metodologi NDLC adalah kerangka kerja yang digunakan untuk merancang, membangun, dan mengelola infrastruktur jaringan atau keamanan secara terstruktur. Hasil pengujian tahap awal menunjukkan bahwa mode blocking dengan aturan standar efektif menggagalkan serangan dengan merespon status HTTP 403 Forbidden. Namun, konfigurasi standar ini memicu insiden False Positive, di mana permintaan valid yang memuat alamat IP internal pada fitur Check Stock turut terblokir, sehingga mengganggu ketersediaan layanan (availability). Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penyesuaian aturan (Rule Tuning) melalui mekanisme whitelisting berbasis Regular Expression (Regex) yang divalidasi secara ketat. Hasil verifikasi akhir menunjukkan bahwa implementasi aturan custom berhasil memulihkan akses untuk permintaan yang sah (HTTP 200 OK) sekaligus tetap memblokir upaya eksploitasi dan manipulasi parameter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Mod Security dengan kombinasi OWASP CRS dan Custom Rules mampu melindungi aplikasi pada server dari serangan SSRF secara efektif, menjaga fungsionalitas katalog tetap berjalan normal, serta memungkinkan administrator memantau lalu lintas data yang mencurigakan.