Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Sistem Pengendalian Internal pada Siklus Pengeluaran untuk Pekerjaan Subkontrak PT XYZ Mutia Mawadatunnisya; Herbirowo Nugroho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12117

Abstract

Siklus pengeluaran untuk pekerjaan subkontrak merupakan salah satu aktivitas yang memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan berbagai pihak, nilai transaksi yang besar, serta mekanisme pembayaran yang didasarkan pada progres pekerjaan. Kompleksitas tersebut menyebabkan perusahaan berpotensi menghadapi berbagai risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengendalian internal pada siklus pengeluaran pekerjaan subkontrak di PT XYZ berdasarkan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap kelemahan pengendalian yang ditemukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan lima komponen dan tujuh belas prinsip COSO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pada PT XYZ belum berjalan secara optimal, terutama pada proses verifikasi dokumen, pengendalian pembayaran, koordinasi antarbagian, serta pemantauan kewajiban pembayaran kepada subkontraktor. Risiko yang berhasil diidentifikasi meliputi pembayaran tanpa dokumen pendukung yang memadai, ketidakakuratan informasi progres pekerjaan sebagai dasar pembayaran, double costing, keterlambatan pembayaran, serta kesalahan pembayaran yang berulang. Seluruh risiko tersebut dipetakan menggunakan risk heat map berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact) untuk menentukan prioritas penanganan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa risiko pembayaran tanpa dokumen pendukung dan kesalahan pembayaran berulang berada pada kategori ekstrem sehingga memerlukan tindakan pengendalian segera. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat proses verifikasi dokumen, menyusun SOP khusus pekerjaan subkontrak, meningkatkan koordinasi dan komunikasi antarbagian, memperkuat fungsi pemantauan, serta melakukan evaluasi pengendalian secara berkala guna meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal dan meminimalkan risiko pada siklus pengeluaran pekerjaan subkontrak.