Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Workload dan Job Stress terhadap Burnout Working Moms pada Perusahaan Ani Bertha Yuniarvia Darmawan; Made Ayu Jayanti Prita Utami
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12208

Abstract

Peningkatan partisipasi perempuan dalam pekerjaan formal menempatkan Working Moms pada situasi peran ganda yang menuntut pemenuhan tanggung jawab profesional sekaligus domestik. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan beban kerja, stres kerja, dan risiko burnout, terutama pada organisasi navigasi penerbangan yang memiliki tuntutan akurasi, konsentrasi, dan keselamatan operasional tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh workload dan job stress terhadap burnout pada Working Moms di Perusahaan ANI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh 50 Working Moms. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26 setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout dengan nilai t sebesar 3,080 dan signifikansi 0,003. Job stress juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout dengan nilai t sebesar 2,231 dan signifikansi 0,030. Secara simultan, workload dan job stress berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 20,507 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,467 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 46,7% variasi burnout, sedangkan workload merupakan variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan perlunya distribusi beban kerja yang proporsional, pengaturan waktu pemulihan, dukungan atas konflik peran, serta program pengelolaan stres yang terstruktur untuk menjaga kesejahteraan psikologis dan keandalan kerja Working Moms.