Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Manajemen Strategi dalam Menghadapi Disrupsi Digital di Era Industri 4.0 Jurmia Harahap; M. Chaerul Rizky; Dewi Nurmasari Pane; Melisa Fatikha; Muhammad Fauzi Ramadhan; Cristina br Hutagalung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12226

Abstract

Perkembangan Industri 4.0 yang ditandai oleh transformasi digital masif telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi organisasi dalam mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Manajemen strategi memegang peranan krusial sebagai panduan bagi organisasi untuk beradaptasi secara sistematis terhadap gelombang disrupsi digital yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran manajemen strategi dalam menghadapi disrupsi digital di era Industri 4.0 melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Sebanyak 38 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari basis data Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda dianalisis secara sistematis. Hasil sintesis literatur mengungkap tiga dimensi utama peran manajemen strategi dalam menghadapi disrupsi digital, yaitu: pertama, reformulasi strategi kompetitif yang berorientasi digital mencakup rekonstruksi model bisnis dan pengintegrasian perspektif platform economy ke dalam perencanaan strategi jangka panjang; kedua, penguatan kapabilitas dinamis digital yang meliputi kemampuan sensing perubahan teknologi, seizing peluang digital, dan transforming model bisnis secara berkelanjutan; serta ketiga, pembangunan ekosistem dan kemitraan digital strategis sebagai respons terhadap kompleksitas lingkungan bisnis yang semakin terkoneksi. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan literatur yang signifikan berupa minimnya kajian tentang manajemen strategi digital dalam konteks usaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan Sumatera, serta kurangnya integrasi perspektif keberlanjutan (sustainability) dalam kerangka strategi digital. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi maupun praktisi manajemen di Indonesia, khususnya dalam merancang strategi adaptif yang relevan dengan konteks ekonomi digital nasional.