Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Modal, Pertumbuhan Penjualan, dan Umur Perusahaan terhadap Tax Avoidance Zeny Olyvia Yolanda; Benarda Benarda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan umur perusahaan terhadap tax avoidance baik secara parsial maupun simultan. Praktik tax avoidance diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Sektor industri consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024 dipilih sebagai objek kajian karena kontribusinya yang besar terhadap perekonomian serta potensi dalam melakukan perencanaan pajak agresif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup 128 perusahaan, di mana teknik purposive sampling menghasilkan sampel akhir sebanyak 25 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan total 125 data observasi selama 5 tahun pengamatan. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Berdasarkan hasil pengujian model estimasi, Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model regresi yang paling tepat. Hasil pengujian secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan umur perusahaan secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Namun, hasil pengujian secara parsial (Uji t) memberikan simpulan yang berbeda. Variabel pertumbuhan penjualan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance (ETR). Sebaliknya, variabel intensitas modal dan umur perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) dalam penelitian ini sebesar 7,70%, sedangkan 92,30% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.