Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Likuiditas, Ukuran Perusahaan dan Faktor Makroekonomi terhadap Kinerja Keuangan Bank BUMN di Indonesia Periode 2020-2024 Ghefira Zahira Syifa; Darto Darto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, dan faktor makroekonomi yang terdiri atas inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar terhadap kinerja keuangan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia periode 2020–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan likuiditas diproksikan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR), ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset (Ln Total Assets), inflasi menggunakan tingkat inflasi tahunan, tingkat suku bunga menggunakan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), dan nilai tukar menggunakan kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi penelitian terdiri atas empat Bank BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga diperoleh 20 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas, ukuran perusahaan, inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kinerja keuangan Bank BUMN. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan Bank BUMN. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan, investor, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas kinerja keuangan perbankan melalui pengelolaan faktor internal dan eksternal perusahaan.